Langsung ke konten utama

4 Saran untuk Harry Maguire Supaya Bisa Tampil Trengginas di Klub Barunya

(Instagram: Harrymaguire93)
Hari rabu yang lalu, Fabrizio Romano melalui akun media sosialnya mengumumkan bahwa West Ham telah mencapai kesepakatan prinsipiel dengan Manchester United untuk membeli Harry Maguire dengan biaya transfer 30 juta poundsterling. Tentu hal ini membuat mancunian merasa getir, lha bagaimana bisa pemain yang pernah menjadi kapten MU selama bertahun-tahun hanya terjual seharga 30 juta pounds? Tapi ya bagaimana lagi, daripada nggak laku? Ya kan?

Pasalnya, pemain yang menggunakan nomor punggung 5 di MU itu dulu kerap kali melakukan hal konyol, mulai dari gagal back pass ke De Gea, tabrak teman sendiri, dikolongi teman satu timnya sendiri hingga cetak gol bunuh diri dan diketawain lawan. Semua pahit getir sebagai pesepakbola telah Maguire alami. Bahkan saking seringnya De Gea diplekotho oleh mantan kapten MU itu, De Gea lebih memilih membuang bola daripada harus mengumpan pada Maguire.

Namun semakin kesini, kalau dipikir-pikir hidup seorang Maguire itu berat lho. Seringkali ia menjadi kambing hitam atas kekalahan MU, dihujat habis-habisan oleh para haters bahkan fans MU sendiri. Terakhir, ia kena semprot oleh Andre Onana karena blunder yang dilakukannya hampir membuat gawang setan merah kebobolan.

Bayangkan, sampai disemprot pemain yang notabene baru masuk tim lho, dimana muruah seorang pemain senior bernama Maguire? Kan nggak sopan, itu terlalu kewanen. Begitu kata teman saya yang merupakan fans City yang merangkap fans Maguire.

Melihat beratnya beban hidup yang harus dijalani oleh si pemain serba bisa Harry Maguire, tentu hal itu membuat saya sedikit berkontemplasi. Sepertinya saya memiliki setidaknya empat saran agar Harry Maguire bisa tampil trengginas lagi di klub barunya. Diantara saran-saran tersebut adalah berikut ini.

Konsultasi pada psikolog

Kita semua tahu bahwa performa Maguire di lapangan memang nggak bagus-bagus amat, malah tergolong banyak ngelawaknya. Apalagi saat dilatih oleh Erik Ten Hag, blio dimainkan sebagai starter hanya di delapan laga Liga Inggris pada musim 2022-2023. Tentu hal ini bisa jadi karena mantan kapten MU itu mendapatkan tekanan yang sangat tinggi dari para fans, akhirnya kepercayaan diri di atas lapangan menjadi tidak stabil dan cenderung menurun.

Hal yang seharusnya dilakukan oleh Maguire adalah konsultasi pada para pakar psikolog. Sebab ketika kita sedang kehilangan kepercayaan diri, menemui psikolog merupakan satu hal yang dapat membantu kita untuk melewati masa-masa sulit. Sebagai pesepak bola, selain diharuskan memiliki kondisi fisik yang mumpuni, kondisi mental yang baik itu juga hal yang sangat penting.

Berlatih lebih giat lagi supaya bisa membungkam mulut haters

Nggak ada yang lebih pantas dilakukan oleh Maguire selain belatih lebih keras lagi. Ya, meski sudah masuk usia kepala tiga, sejatinya blio masih disukai oleh manajer timnas Inggris, Gareth Southgate. Bahkan melebihi bek-bek seperti Fikayo Tomori dari AC Milan. Namun, ada konsensus yang berkembang bahwa mantan kapten MU itu perlu bermain reguler musim ini untuk mengamankan tempatnya di Euro 2024.

Jika sudah resmi pindah ke West Ham, Maguire wajib improve lebih baik lagi supaya bisa menjawab keraguan selama ini dan membungkam mulut para haters. Apalagi blio memang diproyeksikan oleh pelatih West Ham David Moyes menjadi pemain prioritasnya. Saya jadi khawatir pada MU, apakah mereka tidak menyesal jika Maguire benar-benar trengginas di West Ham bahkan saat ketemu MU sekalipun?

Perbanyak silaturrahmi pada teman satu tim

Salah satu hal penting yang kadang terlalu disepelekan oleh pemain adalah perihal komunikasi dalam tim. Malahan dulu saya sempat dengar bahwa salah satu penyebab Maguire tampil amburadul adalah komunikasi yang buruk dengan kiper setan merah, David De Gea. Akhirnya hal itu membuat blio sering melakukan blunder.

Bisa dibilang bahwa komunikasi yang baik merupakan ruh dari sebuah permainan. Maka dari itu, tampaknya Maguire harus lebih erat lagi dengan seluruh koleganya, jangan sungkan-sungkan untuk silaturrahmi dan dolan ke rumah pemain lainnya. Sebab, adanya komunikasi yang baik entah itu dari in game atau out game, pastinya akan menambah rasa kepercayaan antar satu pemain dan pemain lainnya. Kalau sudah begitu, permainan akan jauh lebih dewasa dan lebih hidup.

Mengadakan pengajian dan doa bersama sebagai ikhtiar tolak bala

Nasib sial memang nggak ada yang tahu. Kadang kita sudah berusaha sekeras mungkin untuk mendapatkan sesuatu tapi hasilnya tetap gitu-gitu aja, malah terkesan nihil. Jadi, selain berusaha semaksimal mungkin dalam hal zahir, mulai dari konsultasi ke psikolog, berlatih lebih giat hingga mengistikamahkan silaturrahmi ke sesama pemain lainnya.

Harusnya, penting untuk diperhatikan juga berikhtiar dalam ranah batin. Misalnya bisa aja Maguire mengundang tokoh masyarakat setempat untuk melakukan doa bersama, apalagi ia baru pindah klub kan. Sekalian doa selametan kan nggak ada salahnya. Ya dengan hal ini, semoga bisa menjadi wasilah nasib sialnya di MU nggak kebawa sampai ke West Ham dan Maguire bisa tampil lebih gacor.

Itulah kira-kira diantara empat saran saya yang harus dilakukan Harry Maguire supaya bisa tampil trengginas di klub barunya. Mungkin MU harap-harap cemas sih, biasanya pemain buangan itu punya effort lebih untuk tampil lebih baik. Ya umumnya memang begitu sih, mantan memang selalu menyakitkan. Iya kan?



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perihal Kata Abah

(Sumber: Harian Merapi) Tahun telah berganti namun pandemi virus COVID-19 masih saja menghantui kita saban hari. Tak ada yang bisa kita lakukan kecuali hanya dengan melakukan upaya preventif demi menghindari risiko terinfeksi virus COVID-19 yakni dengan memakai masker, cuci tangan dan juga menjaga jarak. Banyak sekali dampak yang ditimbulkan akibat pandemi ini. Di antaranya yaitu puluhan ribu karyawan di PHK, dirubahnya sistem pembelajaran yang mulanya tatap muka menjadi tatap layar, dibatasinya jadwal malam minggu (walaupun ini juga kabar gembira bagi para jomblo) dan masih banyak yang lainnya. Salwa adalah salah satu dari sekian banyak orang yang terkena dampak tersebut. Ia saat ini masih nyantri di Ponpes al Muttaqin asuhan Abah Zulfani el-Andrians. Abah Zulfani menerapkan aturan ketat di pondoknya, bahkan beliau sangat melarang apabila ada santri yang ingin izin pulang ke kampung halaman mereka sebab beliau tidak ingin apabila ada santrinya yang tertular virus. Salwa termasuk santr...

3 Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Menjadi Sarjana Tafsir

  Bertemu dengan orang-orang yang ‘awam’ pada jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sering membuat saya dilema, mereka selalu memiliki ekspektasi yang tinggi, padahal kami tidak sesubhanallah seperti yang mereka bayangkan. Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (baca : IAT) adalah salah satu jurusan di fakultas Ushuluddin di Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTKIN). Para alumninya sering disebut dengan nomenklatur sarjana Tafsir dengan gelar s1 nya adalah S. Ag. Di UIN walisongo Semarang, jurusan ini mempunyai visi untuk unggul dalam riset ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis dengan pendekatan multidisipliner untuk kemanusiaan dan peradaban di Indonesia pada tahun 2023. Sebagai sarjana Tafsir, dalam beberapa kesempatan, saya sering bertemu dengan orang-orang yang latar belakang pendidikannya sangat beragam. Tentu, sangat sedikit dari mereka yang kenal dengan jurusan ini, bahkan beberapa ada yang kaget sebab baru tahu kalau ada jurusan IAT. Tak jarang dengan kepenasarannya, mereka langsung menimpali. Itu ...

Ketika Menolong Malah Membuatku Menyesal

(Sumber: Quora) Kemarin pagi, saat cahaya matahari masih tampak remang-remang, sehabis salat subuh, saya memutuskan untuk kembali mengistirahatkan badan. Saya kurang tahu, entah kenapa akhir-akhir ini badan terasa begitu capek, mata menjadi lumayan berat dan kepala sedikit pening. Pasnya lagi waktu itu adalah hari libur, maka tidur adalah pilihan yang tepat menurut saya. Kemudian sekitar pukul setengah sembilanan, teman saya mengetuk pintu kamar dengan amat keras, ia tampak panik, muka memerah dan kecut. Ia merengek meminta tolong, raut mukanya sangat mirip dengan Fajar Sadboy ketika membuat kata-kata bijak, namun tidak ditambahi uk uk uk uk uk uuukkkk, tentu ini menjadi sebuah pemandangan yang memuakkan. Dengan keadaan panik, ia bercerita, singkat dan amburadul. Akhirnya ditemukanlah akar permasalahan, usut punya usut ternyata pada jam tersebut ia harus melakukan real test Toefl, namun ia tidak memiliki laptop dan ia meminta untuk dipinjamkan laptop. Tiba-tiba saya langsung refleks, b...