Langsung ke konten utama

Disclaimer

Disclaimer for Ahmad Nadlif

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at nadlifalanwar19@gmail.com. Our Disclaimer was generated with the help of the Free Disclaimer Generator.

Disclaimers for nadlifahmad

All the information on this website - https://nadlifahmad.blogspot.com/ - is published in good faith and for general information purpose only. nadlifahmad does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (nadlifahmad), is strictly at your own risk. nadlifahmad will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.

From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.

Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perihal Kata Abah

(Sumber: Harian Merapi) Tahun telah berganti namun pandemi virus COVID-19 masih saja menghantui kita saban hari. Tak ada yang bisa kita lakukan kecuali hanya dengan melakukan upaya preventif demi menghindari risiko terinfeksi virus COVID-19 yakni dengan memakai masker, cuci tangan dan juga menjaga jarak. Banyak sekali dampak yang ditimbulkan akibat pandemi ini. Di antaranya yaitu puluhan ribu karyawan di PHK, dirubahnya sistem pembelajaran yang mulanya tatap muka menjadi tatap layar, dibatasinya jadwal malam minggu (walaupun ini juga kabar gembira bagi para jomblo) dan masih banyak yang lainnya. Salwa adalah salah satu dari sekian banyak orang yang terkena dampak tersebut. Ia saat ini masih nyantri di Ponpes al Muttaqin asuhan Abah Zulfani el-Andrians. Abah Zulfani menerapkan aturan ketat di pondoknya, bahkan beliau sangat melarang apabila ada santri yang ingin izin pulang ke kampung halaman mereka sebab beliau tidak ingin apabila ada santrinya yang tertular virus. Salwa termasuk santr...

3 Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Menjadi Sarjana Tafsir

  Bertemu dengan orang-orang yang ‘awam’ pada jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sering membuat saya dilema, mereka selalu memiliki ekspektasi yang tinggi, padahal kami tidak sesubhanallah seperti yang mereka bayangkan. Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (baca : IAT) adalah salah satu jurusan di fakultas Ushuluddin di Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTKIN). Para alumninya sering disebut dengan nomenklatur sarjana Tafsir dengan gelar s1 nya adalah S. Ag. Di UIN walisongo Semarang, jurusan ini mempunyai visi untuk unggul dalam riset ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis dengan pendekatan multidisipliner untuk kemanusiaan dan peradaban di Indonesia pada tahun 2023. Sebagai sarjana Tafsir, dalam beberapa kesempatan, saya sering bertemu dengan orang-orang yang latar belakang pendidikannya sangat beragam. Tentu, sangat sedikit dari mereka yang kenal dengan jurusan ini, bahkan beberapa ada yang kaget sebab baru tahu kalau ada jurusan IAT. Tak jarang dengan kepenasarannya, mereka langsung menimpali. Itu ...

Ketika Menolong Malah Membuatku Menyesal

(Sumber: Quora) Kemarin pagi, saat cahaya matahari masih tampak remang-remang, sehabis salat subuh, saya memutuskan untuk kembali mengistirahatkan badan. Saya kurang tahu, entah kenapa akhir-akhir ini badan terasa begitu capek, mata menjadi lumayan berat dan kepala sedikit pening. Pasnya lagi waktu itu adalah hari libur, maka tidur adalah pilihan yang tepat menurut saya. Kemudian sekitar pukul setengah sembilanan, teman saya mengetuk pintu kamar dengan amat keras, ia tampak panik, muka memerah dan kecut. Ia merengek meminta tolong, raut mukanya sangat mirip dengan Fajar Sadboy ketika membuat kata-kata bijak, namun tidak ditambahi uk uk uk uk uk uuukkkk, tentu ini menjadi sebuah pemandangan yang memuakkan. Dengan keadaan panik, ia bercerita, singkat dan amburadul. Akhirnya ditemukanlah akar permasalahan, usut punya usut ternyata pada jam tersebut ia harus melakukan real test Toefl, namun ia tidak memiliki laptop dan ia meminta untuk dipinjamkan laptop. Tiba-tiba saya langsung refleks, b...