Sebagai orang yang nggak begitu kuat untuk lari 2x45 menit, badminton merupakan salah satu alternatif sebagai hobi untuk cari keringat. Dan kalau dipikir-pikir, sebenarnya saya itu sudah suka main badminton sejak jaman dulu SD, namun karena waktu SMP dan SMA saya tinggal di pesantren, dan ternyata di sana juga nggak ada fasilitas GOR untuk main tamplekan, ya, alhasil selama kurang lebih enam tahun tersebut saya nggak pernah lagi pegang raket. Kemudian saat masuk ke jenjang kuliah, saya menjumpai banyak dari teman-teman yang ternyata memiliki hobi main badminton, mereka ada yang terikat dengan ormawa, PB atau cuman sekadar hobi saja. Lalu diajak lah saya untuk main beberapa kali dengan raket pinjaman. Lama kelamaan karena seringnya ikut main, badminton seakan sudah menjadi rutinitas. Tentu terasa sungkan jika tiap main kok hanya pinjam raket, akhirnya saya putuskan untuk beli. Uniknya, waktu berada di toko olahraga, saya sempat bingung pas ditanya mau beli raket yang model gimana. Pasal...
Masih belajar nulis dan selamanya akan terus belajar