Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ngaji

Hukum Kebolehan Berpuasa bagi Perempuan yang Sedang Haid Perspektif Prof. Dr. Abdul Aziz Bayindir

  Secara definitif, haid merupakan darah merah semu hitam yang keluar dari farji (kemaluan) seorang perempuan yang lumrahnya telah berusia sembilan tahun, bukan karena melahirkan, melainkan perempuan tersebut dalam keadaan sehat (Ahmad Syadzirin Amin: 2007, 10). Kemudian, rentan waktu haid setiap perempuan berbeda-beda, paling sedikit adalah satu hari satu malam dan paling lama adalah 15 hari, sementara kalau lebih dari itu, maka dinamakan istihadhah (Fathul Qorib: 11). Dalam tataran fikih, jika ada perempuan yang sedang mengalami haid, maka ia haram melakukan puasa dan salat, perempuan tersebut wajib menqadha’ puasa namun tidak perlu mengqadha’ shalat yang ditinggalkannya, bahkan, ia juga dilarang memasuki masjid jika dikhawatirkan malah mengotorinya (Minhaj ath-Tholibin: 132). Menariknya, tulisan ini akan mengulas mengenai hukum kebolehan perempuan haid melakukan puasa menurut perspektif Prof. Dr. Abdul Aziz Bayindir yang mana hal ini tentunya bersifat kontradiktif dengan...

Girikusumo, Dukuh di Penjuru Mranggen yang Dikunjungi Ribuan Orang Setiap Malam Jumat

Sebagai warga asli Mranggen, tentu sudah nggak aneh lagi melihat fenomena banyaknya orang berbondong-bondong menuju arah selatan saban malam Jumat. Dengan mengenakan pakaian ala-ala muslim dan muslimah yang kadang dilapisi jaket. Mereka on the way berboncengan mengendarai motor atau rombongan dengan menaiki mobil pick up. Saya sering menjumpai, ternyata rombongan-rombongan tersebut nggak hanya berasal dari warga lokal. Namun beberapa berasal luar kabupaten, seperti Semarang, Purwodadi, Ungaran, bahkan Kendal. Meski jauh, mereka tetap rutin menyempatkan waktu, khususnya pada malam jumat untuk berkunjung ke dukuh kecil di selatan Mranggen itu, yakni Girikusumo. Bagi yang belum tau tentang Girikusumo, oke, saya akan menjelaskannya sikit. Jadi, secara letak geografis, dukuh yang didalamnya terdapat Pesantren dengan nama Pesantren Girikusumo itu berada di sebelah selatan Mranggen dan berbatasan langsung dengan kabupaten Semarang, lebih tepatnya Ungaran. Ia masuk dalam kawasan desa Banyumen...

Keberagaman Membaca Basmalah dalam Sholat

Senja adalah semacam perpisahan yang sangat mengesankan. Cahaya kuning keemasan beranjak mulai menyingsing dari langit dunia, terlihat matahari sudah mulai lelah, sinarnya meredup bak lampu teplok yang kehabisan minyak. Sembari menikmati prosesi tenggelamnya sang surya di hari itu, Gus Risky bersantai sambil  muthola’ah  kitab favoritnya,  Rawa’iul Bayan Tafsir Ayat al-Ahkam min al-Qur’an , tak lupa secangkir kopi kapal api tanpa gula yang siap diseruput saat Gus Risky butuh inspirasi.  Sesaat ketika Gus Risky menyeruput secangkir kopi yang masih hangat itu, tiba-tiba ponselnya yang bermerek Samsung A 72 berdering. Usut punya usut ternyata pujaan hatinya, Neng Salwa menelepon. Tanpa basa-basi Gus Risky dengan senang hati langsung mengangkat.   “ Assalamu’alaikum .” “ Waalaikumsalam ,  pripun  Sal? Ada yang bisa saya bantu? Sudah lama banget kamu nggak nelepon.” Kalau dihitung-hitung, padahal kurang lebih baru satu minggu yang lalu mereka teleponan...

Perihal Kata Abah

(Sumber: Harian Merapi) Tahun telah berganti namun pandemi virus COVID-19 masih saja menghantui kita saban hari. Tak ada yang bisa kita lakukan kecuali hanya dengan melakukan upaya preventif demi menghindari risiko terinfeksi virus COVID-19 yakni dengan memakai masker, cuci tangan dan juga menjaga jarak. Banyak sekali dampak yang ditimbulkan akibat pandemi ini. Di antaranya yaitu puluhan ribu karyawan di PHK, dirubahnya sistem pembelajaran yang mulanya tatap muka menjadi tatap layar, dibatasinya jadwal malam minggu (walaupun ini juga kabar gembira bagi para jomblo) dan masih banyak yang lainnya. Salwa adalah salah satu dari sekian banyak orang yang terkena dampak tersebut. Ia saat ini masih nyantri di Ponpes al Muttaqin asuhan Abah Zulfani el-Andrians. Abah Zulfani menerapkan aturan ketat di pondoknya, bahkan beliau sangat melarang apabila ada santri yang ingin izin pulang ke kampung halaman mereka sebab beliau tidak ingin apabila ada santrinya yang tertular virus. Salwa termasuk santr...