Di Indonesia, merokok memang seakan sudah menjadi kebutuhan. Boleh dikatakan posisinya setara dengan makan, malahan ada orang yang tahan tidak makan yang penting rokok tetap jalan. Berdasarkan survei (Global Adult Tobacco Survey-GATS) tahun 2021, jumlah perokok dewasa di Indonesia mencapai 69,1 juta perokok. Tentu, ini belum termasuk bocil-bocil yang merokok di kamar mandi atau di warkop langganan agar tidak ketahuan bapaknya. Sebelum lanjut lebih jauh. Saya jelaskan posisi saya dulu. Saya memang bukan perokok namun saya juga tidak antirokok. Dalam tulisan ini, saya nggak bermaksud mau menghakimi seluruh perokok di Indonesia, namun tulisan ini berangkat dari kejengkelan saya tatkala mendapati banyaknya oknum perokok yang ugal-ugalan dalam merokok. Mereka biasanya nggak bertanggung jawab dan juga nggak memikirkan apa atau siapa yang ada disekitar mereka. Nah, berdasarkan kejengkelan yang saya rasakan. Sebab saya bukan anggota DPR yang bisa merancang Undang-Undang ataupun juga polisi y...
Masih belajar nulis dan selamanya akan terus belajar