Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kegrundelan

4 Saran Untuk Para Oknum Perokok yang Seenak Jidat Ketika Merokok

Di Indonesia, merokok memang seakan sudah menjadi kebutuhan. Boleh dikatakan posisinya setara dengan makan, malahan ada orang yang tahan tidak makan yang penting rokok tetap jalan. Berdasarkan survei (Global Adult Tobacco Survey-GATS) tahun 2021, jumlah perokok dewasa di Indonesia mencapai 69,1 juta perokok. Tentu, ini belum termasuk bocil-bocil yang merokok di kamar mandi atau di warkop langganan agar tidak ketahuan bapaknya. Sebelum lanjut lebih jauh. Saya jelaskan posisi saya dulu. Saya memang bukan perokok namun saya juga tidak antirokok. Dalam tulisan ini, saya nggak bermaksud mau menghakimi seluruh perokok di Indonesia, namun tulisan ini berangkat dari kejengkelan saya tatkala mendapati banyaknya oknum perokok yang ugal-ugalan dalam merokok. Mereka biasanya nggak bertanggung jawab dan juga nggak memikirkan apa atau siapa yang ada disekitar mereka. Nah, berdasarkan kejengkelan yang saya rasakan. Sebab saya bukan anggota DPR yang bisa merancang Undang-Undang ataupun juga polisi y...

3 Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Menjadi Sarjana Tafsir

  Bertemu dengan orang-orang yang ‘awam’ pada jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sering membuat saya dilema, mereka selalu memiliki ekspektasi yang tinggi, padahal kami tidak sesubhanallah seperti yang mereka bayangkan. Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (baca : IAT) adalah salah satu jurusan di fakultas Ushuluddin di Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTKIN). Para alumninya sering disebut dengan nomenklatur sarjana Tafsir dengan gelar s1 nya adalah S. Ag. Di UIN walisongo Semarang, jurusan ini mempunyai visi untuk unggul dalam riset ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis dengan pendekatan multidisipliner untuk kemanusiaan dan peradaban di Indonesia pada tahun 2023. Sebagai sarjana Tafsir, dalam beberapa kesempatan, saya sering bertemu dengan orang-orang yang latar belakang pendidikannya sangat beragam. Tentu, sangat sedikit dari mereka yang kenal dengan jurusan ini, bahkan beberapa ada yang kaget sebab baru tahu kalau ada jurusan IAT. Tak jarang dengan kepenasarannya, mereka langsung menimpali. Itu ...

Menguak Penyebab Mahasiswa Tak Kunjung Lulus dari Universitas, Kok Betah Sih Jadi Donatur Kampus?

Lulus tepat waktu merupakan impian para mahasiswa. Hal ini terbukti saat masa orientasi diawal perkuliahan, banyak kating yang melakukan survei target kelulusan pada mahasiswa baru, hasilnya kebanyakan mahasiswa memiliki target untuk lulus di semester 8, sebagian kecil pengin menempuh kuliah cukup dalam 3,5 tahun, sebagian kecil yang lain adalah segelintir mahasiswa yang cuman memiliki target yang penting lulus.  Dalam perjalanannya, beberapa target tersebut ternyata tercapai, banyak mahasiswa yang memang lulus di semester 8, bisa dikatakan tepat waktu. Namun juga ada, mahasiswa yang pada awalnya bermimpi lulus dalam 3,5 tahun tapi sekarang masih tidur nyenyak lengkap dengan membawa mimpi tersebut alias belum lulus hingga saat ini, penuh ironi tapi ndak papa, namanya juga fakta kehidupan.  Tentu kita tidak bisa menyalahkan mereka, toh itu juga keputusan dan pilihan mereka. Boleh jadi mereka sudah bekerja keras untuk cepet lulus, namun memang belum rejekinya saja. Atau mereka s...